Perencanaan merupakan suatu proses yang terdapat dalam konsep atau rancangan yang sebelumnya dibuat berdasarkan hasil pemikiran yang masuk akal (rasional) yang di awali dengan adanya gambaran awal atau preskriptif dari suatu yang akan direncanakan sehingga akan didapatkan pemikiran awal untuk hal yang akan diimplementasikan pada masa mendatang sesuai dengan proses yang ditentukan serta dapat bermanfaat untuk kehidupan selanjutnya bagi orang banyak. Nilai yang bermanfaat ini berhubungan dengan sumber daya yang ada. Kita bisa merencanakan sesuatu dari sumber daya ada serta sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat bermafaat untuk masa yang akan datang. Perencanaan yang akan dibuat juga memperhatkan kebijakan-kebijakan yang ada. Mungkin saja, adanya rencana untuk membuat kebijakan yang baru atau memperbarui untuk kehidupan yang lebih baik. Itu bisa saja dilakukan, tetapi kebijakan baru tersebut dapat bermanfaat, tidak merugikan, serta sesuai dengan kebutuhan sekarang dan dikemudian hari.
Waktu
berhubungan dengan rencana. Rencana memperhatikan masa lalu dan sekarang untuk
masa depan. Masa depan yang diharapkan selalu lebih baik daripada sebelum.
Harapan inilah yang membuat kita untuk berencana. Seiring dengan berjalannnya
waktu, menjalani kehidupan itu dinamis, tidaklah tetap, bukan statis. Kita
pasti terus bergerak begitu juga alam ini. Rencana yang dibuat sekarang bisa
saja tidak sesuai di kedepannya, dengan begitu diperlukan alternatif dari
perencanaan yang dibuat. Alternatif ini dibutuhkan karena akan ada pertimbangan
yang sesuai dengan keadaan yang bisa saja berubah. Untuk memperoleh keputusan
dari berbagai pertimbangan harus adanya beberapa cara atau alternatif
perencanaan.
Dalam
merencanakan harus jelas dan mengerti maksud untuk kedepannya. Rencana ini
tidak harus ruwet, diperlukan rencana yang sederhana yang dapat
terimplementasikan dengan baik, sehingga dapat mengurangi resiko yang akan
terjadi dikemudian. Rencana ini bermanfaat untuk mengatasi masalah yang ada
sebelumnya ataupun saat ini. Sebelumnya juga adanya rancangan dari rencana
seperti yang telah dijelaskan diawal. Pentingnya mengetahui faktor-faktor
internal maupun ekternal yang bersifat membangun atau bahkan dapat merugikan
rencana yang akan dirancang. Perancangan rencana dapat dibuat dari mempelajari
hal-hal sebelumnya, sehingga didapatkan prediksi untuk selanjutnya. Manusia
memang makhluk yang sempurna, tetapi manusia juga tidak sempurna dalam membuat
prediksi atau rencana, maka yang telah tadi dijelaskan, sangat penting untuk
juga membuat alternatif-alternatif yang lainnya dan bisa juga diluar dari
rencana sebelumnya.
*tugas teori perencanaan, mohon perbaikannya :)
No comments:
Post a Comment