quote

life is started with big hopes, dreams, avidities, give it to Allah and let's Allah gives what we need, the best for us
Showing posts with label kutipan. Show all posts
Showing posts with label kutipan. Show all posts

Monday, January 13, 2014

coba saja pahami hal ini

kenapa ya, sering sekali aku posting tulisan malam hari. ketika orang-orang sedang berjalan-jalan di alam mimpi, sedangkan jariku masih berjalan-jalan di atas keyboard laptop kesayangan <3
memang sukanya gini nih, gak pengen tidur. selalu aja ada yang dikerjain, entah apa itu. produktif ataupun gak ._.

baiklah, sekarang ke inti cerita kali ini.
aku tiba-tiba kepikiran kata-kata salah satu temen studio gini "kira-kira kalo kita lagi kangen orang, orang itu bakalan sadar gak ya ?"
sejujurnya au juga kurang paham. menurut ku kalau saja kita tunjukkin gerak-gerik kita yang menyiratkan kalo kita kangen 'dia' yaaa mungkin saja orang itu paham. dan tergantung orangnya lagi. dia peka terhadap perubahan sikap orang di sekitarnya atau gak ._.

kalimat itu jadi aku perluas sendiri "kira-kira kalau kita mendoakan untuk kebaikan seseorang, maka orang itu gimana perasaannya ?" , menjadi lebih tenang kah ? atau ia merasa ada yang mendoakannya ? Allah pasti punya jawabannya.

Sekarang aku jadi semakin tau arti mengagumi itu seprti apa. tapi tunggu dulu, ini aku yang mengartikan. karena setiap orang pasti punya interpretasi yang berbeda-beda.
selalu berusaha membuat pertanyaa dan pernyataan tapi gak berharap jawaban dan kalimat respon yang berarti. mungkin seperti itu. ini hanya sebuah tulisan yang sebenarnya banyak mengandung arti yang berbeda-beda.

untuk kali ini cukup sekian. aku hanya ingin berbagi tentang sedikit arti dari banyak kata yang banyak mengandung arti. selamat malam :))

Friday, January 25, 2013

Aku, Kini, dan Nanti

cerita ini aku ambil dari buku 'Bread for Friends' penulis : Lintong Simaremare. ini merupakan salah satu cerita dari 50 cerita Inspiratif di buku ini.
aku sedang berada dipesawat pada waktu aku membaca cerita ini, cerita yang sungguh menyentuh dan cerita yang membawa kita untuk mengetahui kehidupan yang benar begitu adanya.
cerita ini tentang ...


Sebuah torehan orangtua yang akan diberikan untuk anaknya, suatu saat nanti.

Untuk Anakku,
            Saat ini, badanku sudah renta, bukan lagi badanku yang dulu-badan yang kuat Ayah kebanggaanmu, yang bahu dan lehernya menjadi tumpuanmu. Maklumilah diriku. Tetaplah bersabar menghadapi ketidakmampuanku yang semakin banyak.

           Saat ini, engkau mulai menyaksikan pemandangan yang kotor dihadapanmu karenaku. Bahkan, baru saja air luirku terjatuh tercecer di lantai dan telah menodai sepatumu. Maklumilah diriku. Ingatlah saat engkau mengajakku bermain di pagi hari, muntah, dan mengotori baju kerjaku.

           Saat ini, aku sering mengulang-ulang terus ucapanku hingga membuatmu bosan. Bersabarlah. Ingatlah di masa engkau meminta aku membaca setiap cerita dongeng yang kuulang-ulang untuk mengantar tidur dan mimpi indahmu.

           Saat ini, aku membutuhkanu untuk mengelap dan membersihkan tubuhku. Lakukanlah dengan senang hati. Ingatlah bagaimana susahnya membujukmu berhenti bermain agar aku bisa memandikanmu.

           Saat ini, aku telah melakukan kesalahan dengan mengenakan bajuku terbalik, bahkan sempat terlihat oleh tamumu saat aku melintas dari ruang tamu. Perbaikilah. Ingatlah setiap ingin bermain di luar rumah, engkau berkali-kali memasang terbalik sepatumu dan aku selalu membenahinya untukmu,

           Saat ini, aku sering bingung dan tidak lagi dapat menjangkau pembicaraanmu. Janganlah merendahkanku. Ingatlah cara-cara yang kulakukan untuk menjawab setiap pertanyaan ‘mengapa’ yang selalu engkau ajukan saat itu.

           Saat ini, kita berjalan bersama, namun aku tidak mampu lagi mengimbangi kecepatan langkahmu. Tetaplah di sampingku, beriringan denganku, dan ulurkanlah tanganmu. Ingatlah bagaimana engkau belajar saat itu.

           Saat ini, aku sering lupa berbagai peringatanmu, temasuk menggunakan sendok garpu di tanganku. Janganlah bosan mengingatkanku atau mungkin melakukannya untukku. Ingatlah pada masa kecilmu saat engkau belajar menggunakan sendok, garpu, piring, dan gelas.

           Saat ini, aku sering mengajakmu duduk bercerita di belakang rumah dekat kandang ayam kita. Namun, aku tidak mudah lagi mencerna setiap maksud pembicaraanmu, apalagi tentang pekerjaanmu. Janganlah bosan. Perlu engkau tahu, sebenarnya topik pembicaraanmu bukan lagi hal yang penting bagiku. Asal engkau ada di sisiku, itulah kerinduanku.

           Saat ini, kursi roda pembelianmu rusak karena aku salah menggunakannya. Harusnya kugunakan rem, tetapi malah menabrak pot bunga kesayangan istrimu hingga pecah. Janganlah marah. Ingatlah suatu malam saat engkau menangis memintaku membelikan sepeda yang kau tunjukkan di siang harinya. Pagi-pagi sekali aku bergegas membelikan sepeda mahal itu. Namun di siang hari, sepeda itu sudah tercerai-berai dan rongsok di halaman rumah kita.

Saat ini, mungkin aku seolah-olah tidak menghargai usahamu membelikan makanan kesukaanku, karena tidak lebih dari sua sendok makanan yang melewati tenggorokanku. Bersabarlah. Ingatlah ketika setiap aku menyuapimu, makan, setiap kali pula engkau mencoba memuntahkan makanan itu sebelum ke perutmu.

Saat ini, bukan lagi seperti dulu ketika aku selalu ada untuk mengajarimu. Aku menua dengan segala kekurangan fisik dan pikiranku. Janganlah bersedih. Tetaplah bersuka cita, seperti suka citaku di masa kecilmu. Bagaimana pun masa kecilmu telah menjadi inspirasi, kekuatan, serta penghibur bagiku. Satu hal yang engkau harus tahu...jiwaku tetap seperti dulu, selalu bersorak-sorai, ber-hip-hio hura ketika bersamamu.

Nanti, jika aku pergi menghadap Yang Maha Kuasa, aku akan merepotkanmu lagi dengan segala urusan yang behubungan denganku dan engkau akan menumpahkan air matamu. Janganlah terlalu menangisiku. Ikhlaskanlah kepergianku dan genapilah sukacitaku. Lakuakanlah segala sesuatu utnuk pemberangkatanku dengan senang hati. Ingatlah bahwa aku sudah ada gantinya di dunia ini, dirimu, anakku.

Seorang anak tidak pernah memilih untuk menagalami masa tua atau renta. Namun, semua itu adalah masa-masa indah buatku dan semoga juga selalu indah bagimu.
Ayahmu

Merawat masa kecil dan mengurus masa tua adalah dua fase yang sama, yang membutuhkan kasih tanpa syarat dari orangtua maupun anak



Thursday, January 17, 2013

friends' words



Tulisan kali ini adalah kata-kata dari orang-orang yang berarti dalam kehidupan, yaitu TEMAN

Kata-kata ini bisa jadi motivasi untuk lebih baik lagi. Kata-kata ini bisa buat kembali tersenyum ketika ingin menangis, kembali bersemangat ketika kadang kala sedang tertekan. Kembali menjadi diri sendiri ketika sedang tidak fokus untuk sesuatu hal. Itu bisa terjadi jika terus ada niat untuk membuat diri sendiri menjadi the best of the best dari sebelumnya.
Terkadang, Tuhan menghilangkan sesuatu yang sangat berarti dari genggamanmu, agar kamu menyadari kesalahan dan berubah menjadi lebih baik.” - GF
Jadikan kepergian orang yang kamu sayangi sebagai motivasi untuk menggapai apa yang kamu ingin dapatkan, jangan sampai terjatuh. Berikan yang terbaik untuk semua orang, dan jangan lupa mendekatkan diri kepada Allah. Serta kamu harus jadi orang yang tegar :D” - MFA
Seorang sahabat akan selalu memaafkanmu, biasanya sebelum kamu sendiri memaafkan dirimu” - IAR
Seorang sahabat bersedia membagi makan siangnya denganmu saat kamu lupa membawa makan siangmu”- IAR
Untukmu yang seharusnya lebih berani : Tuhanku Yang Maha Perkasa, aku mohon Engkau membuka pintu gerbang keberanian jiwaku, agar gagah kuhadapi yang selama ini aku takuti, mudahkanlah bagiku untuk sepenuhnya ikhlas mengerjakan yang harus aku kerjakan sekarang, agar aku lebih siap membagi tugas-tugasku yang lebih besar di masa depanku. Jadikan aku jiwa yang Engkau banggakan. Semangat” – GLP
Kuliah itu bukan sekedar ajang mencari ilmu, tapi belajar mengkondisikan hal yang tidak biasa menjadi lebih dan mendekati sempurna :) pertimbangkan : sarana dan prasarana, fleksibilitas dan mobilitas untuk mencapai pembelajaran yang efektif dipergunakan sebaik mungkin. Yang ditentukan sekarang bukan khayalan, tapi tujuan” - MI

wonderful words :')

Monday, December 31, 2012

kita, para pemimpi :)



Hai para pemimpi ...

Bermimpilah, karena hidup berawal dari mimpi.

Bermimpilah, karena mimpi dapat mengubah kita.

Bermimpilah, karena nantinya kita punya cerita ketika menggapai mimpi itu.

Masih SEMANGAT untuk bermimpi ?

Selama kita masih di beri kesempatan, maka bermimpilah dan gapailah. Kita harus bersyukur karena kita masih dibieri kesempatan untuk bermimpi dan terus berjuang untuk membuat hal itu terjadi. Sesuatu yang kita inginkan.

“Teruslah bermimpi, tulislah mimpi-mimpi itu. Berikan mimpi-mimpi itu kepada Allah, berusahalah. Allah punya penghapus untuk menghapus mimpi kita dan akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi, lebih dari apa yang kita harapkan” 

Seseorang pernah memberiku saran. hmm, intinya gitu :) thaaanksss berkali-kali deh buat diaa !

Tetap terus semangat, teruslah berusaha, selalu berdoa. Ikhtiar :)

Setiap hari itu adalah perjuangan, Make everyday is wonderful day :D

GANBATTE !
@adntr



Wednesday, December 26, 2012

tulisan sebelum tidur : time to sleep (?)



Kebanyakan dari mahasiswa itu tidurnya larut malam, terkadang sampai dini hari. Benar gak sih ?
Hhhmmm, mungkin kerjain tugas kah ? cari artikel kah ? belajar kah ? main kah ? atau mungkin kepokah ? atau kemungkinan lainnya kah ? siapaa yang tau :|

Aku diberitahu oleh salah satu guru senior di SMAku.

Baiknya belajar menuntut ilmu itu kurangi tidur dan kurangi makan

Coba pikir sejenak. Kalimat itu benar adanya. Kebanyakan dari pelajar dan mahasiswa besoknya ujian, maka tidurnya akan larut malam dan hanya tidur beberapa jam, atau yang lebih parah beberapa menit sebelum ujian di mulai (please, yang ini tolong jangan ditiru).

Akan tetapi, kalimat ini bukan untuk disalah gunakan yaa :D kita tetap harus memiliki waktu tidur yang pas, cukup dan tidur itu menjadi efisien serta bermanfaat bagi jasmani maupun rohani kita. Kurangi tidur itu maksudnya kita tidak tidur secara berlebihan. Pagi hari jam 4 sebelum sholat Subuh atau sesudah sholat Subuh kita bisa memanfaatkan waktu untuk belajar atau melanjutkan beberapa tugas sebelum bersiap memulai aktivitas di luar.

Nah, tetap manfaatkan lah waktu tidur kalian :D karena tidur itu memang dibutuhkan oleh kita semua ;)
Jangan lupa BERDOA sebelum tidur, dan kalau bisa matikan lampu yaa :)
Semoga tidur kita selalu bermanfaat :)

Wish for me : don’t often staying up late !
@adntr