quote

life is started with big hopes, dreams, avidities, give it to Allah and let's Allah gives what we need, the best for us
Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

Saturday, May 16, 2015

Mungkin kita ...


Mungkin kita sudah mulai berjalan sendiri-sendiri.
Mungkin kita sudah punya kepentingan masing-masing.
Mungkin kita sudah memiliki tekad masing-masing.
Mungkin kita sudah punya impian yang hanya kita sendiri yang tahu.
Mungkin kita sudah berada pada kenyamanan masing-masing.
Mungkin juga kita sudah mulai saling menjauh.
Waktu seperti tidak mengenal rasa. Hanya kita sendiri yang mengetahui rasa tapi waktu akan terus berjalan. Sekarang kita sudah mulai dewasa. Pembicaraan yang dulunya aneh dibicarakan sekarang malah terus diperbincangkan. Dulu kita melakukan bersamaan sekarang kita melakukan sendiri-sendiri.

Itu bukan egois, hanya perjalanan waktu yang akan membentuknya. Sendiri-sendiri tidak berarti sudah melupakan. Malah, semakin mengingat. Yakin lah ketika sedang mengejakan sesuatu sendiri, maka akan mengingat ketika sedang bersama. Ketika bisa dilakukan sendiri, tapi pasti ingin dilakukan bersama.

Sekarang sudah mulai dewasa. Banyak hal yang dipikirkan. Berbagilah, untuk terus menjalin silaturahmi. Kita bsa berjalan sendiri-sendiri tapi suatu ketika pasti akan tetap bersama. Untuk sekedar melepas rindu. Pasti akan ada yang selalu memikirkan, mendoakan, dan mendukungmu. Entah itu orangtua,keluarga sahabat, teman, guru, orang yang mngenalmu dan kamu mengenalnya, atau bahkan orang yang mungkin belum dikenal.


Mungkin tulisan ini aneh, tapi berharap bisa diterima oleh orang yang membacanya.

Salam.

Wednesday, April 1, 2015

dalam diamnya

Pernah iseng memikirkan atau sedikit terlintas gak kalau setiap orang punya cara menunjukkan perhatiannya yang berbeda-beda. Misalnya, seorang bisa seorang temanmu akan bertanya langsung ketika kamu sudah terlihat berbeda dari biasanya, ada juga yang memberikan perhatian ketika kamu sudah mencerikan mengapa kamu berubah, tetapi ada juga yang hanya diam tapi dia mengerti bahwa ada sesuatu yang berbeda dari raut mukamu, namun dia tau alasannya mengapa. Dia sangat tau kenapa kamu terlihat berbeda karena dia akan mencari informasi secara tersiarat tentangmu.

Mungkin saja malah kamu yang gak peka bahwa ada yang lebih memperhatikanmu lebih dari orang yang kamu ajak bercerita dan bercengkrama sehari-hari. Namun, itu mungkin saja. Setiap orang itu berbeda, orang yang pendiam, orang yang ceplas ceplos, orang yang periang, orang yang sulit ditebak. Termasuk orang yang bagaimana kamu ? bagaimana cara kamu memberikan perhatian ke orang lain ? coba jawab pertanyaan ini sendiri.

Aku ingin tau apa lebihnya untuk orang yang memperhatikan orang lain dalam diamnya. Jika itu orang yang memperhatikan dalam diam itu kamu, maka kamu tidak lebih dekat dengan orang tersebut yang memilih bercerita dengan orang di sampingnya. Kamu tidak dapat memberikan solusi atau masukan dibanding dengan orang yang berada di sampingnya. Kamu tidak bisa berbagi pengalaman dibanding dengan orang di sampingnya. Kamu hanya bisa memperhatikan jauh, padahal kamuingin menjadi orang yang berada di sampingnya.

Lalu apa yang harus dilakukan ? berhenti memperhatikannya ? tidak, kamu sudah terlanjur menyayangi, kamu sudah terlanjur menginput orang lain pada kehidupan dan pikirannya. Lalu apa ? sedih ketika tau dia tidak menemuimu ketika dia sedang sedih atau senang. Namun, tetap merasakan apapun yang dia rasakan. Se diam itu kah kamu sehingga dia tidak mengetahuinya ?

Lalu apa yang kamu rasakan sekarang ? mungkin kamu terlalu terbawa perasaan. Orang lain dapat bilang perasaan kamu itu lebai. Ntahlah apa saja yang orang lain bilang. Mungkin aku sedikit memberikan pernyataan bahwa kamu pasti ingin menjadi orang yang dia temui ketika dia senang atau sedih, just it, maybe ..

nb : cerita ini universal, untuk siapa saja yang memperhatikan dalam diamnya.

Thursday, January 29, 2015

you should be ...

Hallo, (sapaan yang biasa aku gunakan) !

Hampir setahun gak ngisi blog ini. Maaf, bukannya gak mau nulis, tapi .... rasa malas itu menghantui, lebih lagi tugas yang tidak henti-hentinya. Benar, kali ini aku memang berada di masa-masa lelah, masa-masa malas, bosan. Namun, aku yakin setiap orang pernah merasakan itu. Semuanya tetap tergantung mereka yang menjalaninya, mau menurut dan terjebak pada keadaan itu atau memilih untuk melawannya.

Beberapa teman bilang semester ini semester berat, tapi ada juga terdengar bahwa semester ini ya biasa saja. Semester ini beda, sudah semakin banyak saja hal yang memenuhi pikiran. Mungkin aku tahu kenapa, munkin karena ada angka ‘2’ yang sekarang sudah melekat didiri ini. Iya, mungkin itu alasannya. Semangat sedang memudar, kalau dianalogikan antara hitam atau putih. Kadang hitam, tapi kadang juga putih. Duh, tulis apa sih aku. Sering gak jelas, tapi sudah jelas, sudah 20 dan harus menjadi orang yang jelas, seharusnya.

Sudah 20 ...


foto ini diambil malam ketika aku sudah 20 tahun,
terima kasih kado terbaiknya untuk 20 tahun, teman-teman seperjuangan :))

You should be more happy :))

Sunday, January 26, 2014

jawaban dari pertanyaan sebelumnya

hari ini aku melihat eloknya alam dengan pemandangan hijau yang terbentang luas. gak nyesel memilih perjalanan yang lebih panjang untuk mencapai kotamu. bukit dan hamparan sawah terbentang luas. sungguh cantik dan menawan :))

tulisan ini bukan menceritakan perjalanan dan liburanku kemarin (tunggu saja postingannya ^^), tetapi aku akan melanjutkan kata tentang tulisanku sebelumnya. tadi pagi aku sedikit tersentuh dan banyak mendapatkan jawasabannya.

pagi ini seorang temanku merangkai kata-kata di salah satu akun sosialnya yang intinya dia sedang merindukan seseorang lalu dia mendekatkan diri pada-Nya, pagi ini ia mendapatkan pesan singkat dari orang tersebut. tahu kah jawabannya ? ketika merindukan seseorang semakinlah kau dekat dengan-Nya, karena Allah akan menjawab semua itu.

hampir serupa dengan pertanyaan temanku sebelumnya. untuk selanjutnya mungkin kita akan tahu apa yang harus kita lakukan ketika kita sedang merindukan seseorang. dan jika seseorang itu telah tiada, bisa saja ia masuk dalam mimpi indah kita :')

malam yang melelahkan :')

Tuesday, January 7, 2014

input - output

Waktu itu mendekati hari ujian, ketika mengetahui banyak hal yang belum terselesaikan. rasanya seperti waktu itu kurang. kalau saja sehari ada 25 jam, atau tak ada kata-kata 'besok'. rasanya itu ingin menyelesaikan semuanya dengan cepat.
Aku yakin semuanya pasti akan selesai kalau kerja keras yang tak aada hentinya. tidur malam-bukan-tidur pagi, itu seperti sudah kebiasaan yang gak ada habisnya. ada saja yang kurang, ada saja yang belum, ada saja yang harus dikerjakan. semuanya itu harus dikerjakan demi CITA-CITA.
Kasur sudah memanggil-manggil untuk beristirahat, tapi tetap saja laptop ini masih harus ditemani dengan penuh kerja keras dan kesabaran. terlebih lagi jika ada kata-kata not responding. sudahlah, itu mungkin cobaan yang harus dihadapai, atau mungkin itu peringatan agar seharusnya istrirahat.
ujian tetap ujian selama itu demi harapan dan cita-cita lakukan semuanya dengan ikhlas. karena yakin lah pasti akan ada jalan dan hasil. dan tetap akan ada balasan dari proses yang baik :)
orang boleh saja menilai outputnya saja, tetapi akan tetap ada faktor yang mempengaruhi output itu. sama seperti halnya faktor produksi ekonomi untuk menghasilkan output. faktor itu yang akan menentukan output dari porduksi barang. tetapi tetap baiknya, dengan input yang banyak makan akan menghasilkan output yang banyak (harapannya), dan yang lebih diharapkan lagi adalah input yang seminimalmungkin menghasilkan output yang semaksimal mungkin. itu tergantung sesorang memafaatkan semua faktor-faktor tersebut.

:)) tulisan malam hari setelah hari sebelumnya ujian Ekonomi Wilayah dan nanti akan ada ujian Analisis kota dan Perencanaan Guna Lahan .
semangat merangkai kota dengan baik :))

Sunday, November 17, 2013

Malam itu ketika hujan telah reda ...



Pelajaran itu didapat dari mana saja, bahkan ketika kamu sedang melewati sebuah jalan raya pada malam hari. Dan aku menemukan hal itu. Arti hidup yang dirasakan oleh setiap orang pasti berbeda-beda. Perbedaan cara hidup yang membedakan kita semua. Itulah mengapa kita ada untuk saling mengisi dan saling membutuhkan satu sama lain.

Malam itu aku pulang cukup larut malam. Ku lihat jalanan kolektor sudah cukup sepi, tetapi masih ada saja yang berlalu lalang melewati jalan raya. Iya, aku tahun malam itu malam minggu. Masih banyak orang yang belum kembali ke rumah mereka masing-masing.

Keinginanku untuk kembali pulang ke rumah terhenti ketika temanku mengajak untuk tidur di kosannya. Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Setelah membeli sesuatu di minimarket aku melewati seseorang yang tengah tertidur pulas diselimuti sarung yang menutupi seluruh badannya. Aku melihatnya, “beliau” tidur di becaknya – bagian penumpang. Aku tak tahu beliau tengah tertidur pulas atau tidak, tapi dari raut wajah yang sempat aku lihat, beliau sedang menikmati tidur itu. Seperti tengah melepaskan segala penat yang ada dan berharap esok dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Setelah melihat itu aku langsung teringat, mamaku pernah bilang “banyak tukang becak yang tidur di jalan, mereka membawa pakaian yang diletakkan di bawah becaknya.”

Malam itu sangat dingin, setelah hujan deras membasahi Jogja cukup lama. Aku mendapatkan pelajaran hidup malam itu. Ada makna dibalik suatu kejadian. Bahkan tanpa kita sadari itu. Syukuri setiap perjalanan hidup karena itulah yang diberikan oleh Allah.

:')

Saturday, October 5, 2013

worst / worth day

tadi ada yang bilang
"hidup itu gak datar-datar aja, tapi kadang ada naik ada turunnya"
trus ada yang bilang juga
"hidup itu gak cuman mikirin satu hal, masih banyak yang harus kamu pikirin"
kali ini pikiran lagi gak menentu, sampai-sampai bingung apa yang sebenarnya aku bingungin. intinya lagi sedih sebenarnya. sedih banyak yang dipikirin, sedih pengen pulang ke rumah, sedih dengan masalah-masalah yang belum selesai sampai sekarang, sedih dengan perkataan seseorang, sedih susah buat ngubah sifat jelek, serta sedih yang lainnya.

aku juga senang, senang dengan kejutan-kejutan. dan itu buat aku senang bangeet. 29.09 yang berarti sekali untuk kali ini. itu yang buat aku sedih, sedih bahagia. thanks minion-minionnya, magelang team, kostmate + classmate, --a itu buat aku terharu banget. thanks for my-19.

seharusnya itu buat aku senang, dan itu harus. tapi aku sedih, kenapa sedih ini datanya ketika aku harus senang :( dan sekarang aku home - sweet - home. tulisan kali ini awkward bangeet !

sebenarnya lagi pusing mikirin pekerjaan, studio, amanah, dan masalah pribadi.
dari tulisan ini aku mau pesan aja
ketika satu team diberikan suatu amanah, kerjakanlah dengan baik. kerjakan itu dengan bersama-sama, team itu dibuat untuk saling mendukung, untuk saling mengerti satu sama lain, untuk saling berbagi tugas, untuk saling bekerja sama, untuk saling berbagi cerita, dan untuk saling sebagainya. itu lah gunanya tim. koordinasi yang baik, komunikasi yang baik. dan dengan begitu tujuan suatu tim akan tercapai dengan baik.
 aku pikir demikian. walaupun aku masih sering melakukan kesalahan.

tulisan yang menjurus kemana-mana :(

Monday, August 26, 2013

yang (lagi) s-e-d-i-h :)

hei, yang (sepertinya) sedang sedih, please jangan sedih lagi. semangaaat !!!
tulisan ini buat seseorang yang lagi sedih. ayo dong bentar lagi bakal nemuain hal-hal yang baru dan tidak sama dengan yang telah berlalu, jadi kenapa harus takut. yang sudah berlalu jadiin pelajaran kehidupan yang paling berharga, ingat loh, jadiin pelajaran bukan malah jadiin itu seperti hal yang sangat menakutkan. begitu pula untuk waktu yang selanjutnya, itu kehendak-Nya, apa yang akan terjadi, maka terjadilah selagi kita masih mampu untuk terus berusaha.

hei, kamu yang (mungkin, masih) sedih, semangaaaat !!!
kamu sudah melakukan hal yang terbaik, di atas langsit masih ada langit, di bawah tanah masih ada tanah (eh, bukan sih, tapi batuan,*salahfokus*). syukurin apa yang telah kamu dapatkan. memang kebanyakan dari orang akan melihat akhir atau hasil dari usaha kita, tapi tau kan kalau Allah pasti tetap menilai usaha dan kerja keras yang kamu jalani untuk membuat suatu hasil tersebut. Allah akan menilai yang terbaik. yang terpenting progressnya kita dooong, jadi tunjukkan kalau kamu mundur satu langkah, maka kamu akan maju satu ribu langkah :)

hei, yang (mungkin) tidak sedih lagi, tetap semangaaat !!!
udah bangkit nih dari tempat kamu berdiam diri ? siippp, baguslah kalau begitu. aku juga jadi lebih bersemangat jadinya melihat kamu bersemangat seperti itu, aku harap sih aku bisa melihat senyum kamu sekarang, haha :) sudah siap dengan waktu yang akan terus berjalan maju ? aku yakin kamu pasti bisa lebih baik dari sebelumnya, karena kamu pintar, kamu baik hati, kamu pemurah, kamu bersyukur, kamu berdoa, kamu berusaha, dan kamu mau belajar dari sebelumnya.

hei, kamu yang (sudah) gembira :)
berharap sih kamu sudah siap untuk belajar hal-hal yang baru nantinya dan aku melihat kamu dengan sikap yang seperti biasa (karena itu lah kamu). mungkin ini bisa dibilang motivasi, tetapi motivasi dari orang lain tidak menjadi jaminan untuk dapat melekat kuat dihati kamu jika kamu tidak memberikannya lem yang kuat pula dihatimu, lem semangat dari diri sendiri :)

*semoga kamu senang





@adntr

Thursday, July 18, 2013

travelling :)

Tempat-tempat ini baru pertama aku kunjungi.
Bagus, keren, speechless lah kalau litanya. Memang Allah menciptakan alam dan bumi ini dengan sangat cantiknya. Subhanallah :)
Kalau melihat alam yang super duper bigger itu memang berasa kita hanya bagian kecil dari pengisi alam, tetapi bagian kecil yang menjaga besarnya ala mini dari titipan Allah Yang Maha Kuasa. Harus take care alam kita :)
Ini hanya sebagian keciiiiiillll dari ciptaan-Nya. Awesome :)


Candi Ijo

(serasi sekali)

Ngelanggeran, Gunung Purba


Komplek Candi Ratu Boko

(matahari mau terbenam)

Bandungan, Gedong Songo

(kelihatan gunungnya, kereeen)

semangat untuk melihat kecantikan alam lainnya :)

Tuesday, July 16, 2013

hati-hati tentang hati (?)

salam hati ♥ untuk kali ini :)

sepertinya intensitas pembicaraan aku dan teman-temanku tentang (♥) meningkat.
awalnya yang semester 1 kita masih yaa, biasa-biasa aja dan sekarang sudah melewati semester 2 mulai menunjukkan perasaan hati. haha, masih muda, mungkin tak apa kalau sedikit menyinggung tentang salah satu organ tubuh yang (mungkin) sering dibicarakan.
akan bicara mengenai apa kita ? hhmm .
untuk urusan hati sih sebenarnya masing-masing dari kita sudah mengatahui itu, walaupun mungkin kita belum menyadari itu. sedikit banyak apa yang kita jalani menyangkut hati. bukan hanya perasaan suka tapi juga ada tidak suka (untuk kali ini jangan ada kata benci).
Hati untuk memahami :)
dua pilihan untuk perasaan hati :
  • berkata sejujurnya
  • berdiam diri
tanpa penjelasan lebih lanjut :)

keep your ♥

Sunday, May 5, 2013

you know the answer ...

what do you feel now ?
bingung kah, biasa saja, sedih, galau, senang, apa aja deh pokoknya yang penting syukuri itu.
syukuri ? iya, apapun kita harus bersyukur.
semakin sering bersyukur kepada Sang Pencipta maka "i feel better", yakin kan ?
merasa lebih baik dari sebelumnya, bukan ?
kamu masih bisa merasakan senang, sedih, galau, dll. dibalik itu semua pasti ada makna yang kita dapat dari mempelajari rasa.
pernah gak sih merasa kamu itu serasa di tempatkan di pijakan bumi yang paling bawah dan tersudut bahkan tidak terlihat ?
jangan terlalu takut, terus takut kapan mau beraninya ? takut itu awal selanjutnya adalah berani.
berani membuat perasaan jauh lebih "better" dari sebelumnya,
pasti banyak yang bisa kita lakukan ketika sedang not feel good ! hanya saja jarang ada kemauan untuk memulai melakukan feel better pada waktu yang awal.
lakukan sesuatu hal ketika perasaannya sedang apasaja, terus menjadi orang yang bermanfaat walau itu hanya "terdiam" tetapi kita itu "berfikir".
selalu "feel better" karena ...... kamu sendiri yang tahu jawabnya :)

Wednesday, February 27, 2013

Senin, 27 Februari 2012


Rabu, 27 Februari 2013

    Tepat satu tahun yang lalu, Senin, 27 Februari 2012. Hari yang mungkin tak akan pernah terlupakan seumur hidup. Pelajaran MTK, sama, hari ini jadwal kuliahku Matematika. Seperti sedikit takut dan trauma. Kejadian yang pasti semua orang tidak menginginkan hal tersebut. Aku takut, takut kalau saja .... hhhmmm, jangan berpikir lagi untuk hal yang tidak baik untuk dipikirkan, yang hanya akan membuat pikiran dan hati semakin takut untuk melihat dan melangkah ke depan.

    Doa yang selalu dipanjatkan untukmu, berharap aku dapat kembali mengobrol bersama, tentang hal-hal baru yang aku alami. Tapi, aku tetap masih bisa mengobrol denganmu, aku masih bisa berbagi cerita denganmu, karna engkau pasti melihat apapun yang aku lakukan, engkau pasti mengetahui perasaan hati serta mengetahui pikiran dan maksudku.
Terima kasih untuk semua yang telah engkau lakukan untuk kami :’)

Friday, January 25, 2013

Aku, Kini, dan Nanti

cerita ini aku ambil dari buku 'Bread for Friends' penulis : Lintong Simaremare. ini merupakan salah satu cerita dari 50 cerita Inspiratif di buku ini.
aku sedang berada dipesawat pada waktu aku membaca cerita ini, cerita yang sungguh menyentuh dan cerita yang membawa kita untuk mengetahui kehidupan yang benar begitu adanya.
cerita ini tentang ...


Sebuah torehan orangtua yang akan diberikan untuk anaknya, suatu saat nanti.

Untuk Anakku,
            Saat ini, badanku sudah renta, bukan lagi badanku yang dulu-badan yang kuat Ayah kebanggaanmu, yang bahu dan lehernya menjadi tumpuanmu. Maklumilah diriku. Tetaplah bersabar menghadapi ketidakmampuanku yang semakin banyak.

           Saat ini, engkau mulai menyaksikan pemandangan yang kotor dihadapanmu karenaku. Bahkan, baru saja air luirku terjatuh tercecer di lantai dan telah menodai sepatumu. Maklumilah diriku. Ingatlah saat engkau mengajakku bermain di pagi hari, muntah, dan mengotori baju kerjaku.

           Saat ini, aku sering mengulang-ulang terus ucapanku hingga membuatmu bosan. Bersabarlah. Ingatlah di masa engkau meminta aku membaca setiap cerita dongeng yang kuulang-ulang untuk mengantar tidur dan mimpi indahmu.

           Saat ini, aku membutuhkanu untuk mengelap dan membersihkan tubuhku. Lakukanlah dengan senang hati. Ingatlah bagaimana susahnya membujukmu berhenti bermain agar aku bisa memandikanmu.

           Saat ini, aku telah melakukan kesalahan dengan mengenakan bajuku terbalik, bahkan sempat terlihat oleh tamumu saat aku melintas dari ruang tamu. Perbaikilah. Ingatlah setiap ingin bermain di luar rumah, engkau berkali-kali memasang terbalik sepatumu dan aku selalu membenahinya untukmu,

           Saat ini, aku sering bingung dan tidak lagi dapat menjangkau pembicaraanmu. Janganlah merendahkanku. Ingatlah cara-cara yang kulakukan untuk menjawab setiap pertanyaan ‘mengapa’ yang selalu engkau ajukan saat itu.

           Saat ini, kita berjalan bersama, namun aku tidak mampu lagi mengimbangi kecepatan langkahmu. Tetaplah di sampingku, beriringan denganku, dan ulurkanlah tanganmu. Ingatlah bagaimana engkau belajar saat itu.

           Saat ini, aku sering lupa berbagai peringatanmu, temasuk menggunakan sendok garpu di tanganku. Janganlah bosan mengingatkanku atau mungkin melakukannya untukku. Ingatlah pada masa kecilmu saat engkau belajar menggunakan sendok, garpu, piring, dan gelas.

           Saat ini, aku sering mengajakmu duduk bercerita di belakang rumah dekat kandang ayam kita. Namun, aku tidak mudah lagi mencerna setiap maksud pembicaraanmu, apalagi tentang pekerjaanmu. Janganlah bosan. Perlu engkau tahu, sebenarnya topik pembicaraanmu bukan lagi hal yang penting bagiku. Asal engkau ada di sisiku, itulah kerinduanku.

           Saat ini, kursi roda pembelianmu rusak karena aku salah menggunakannya. Harusnya kugunakan rem, tetapi malah menabrak pot bunga kesayangan istrimu hingga pecah. Janganlah marah. Ingatlah suatu malam saat engkau menangis memintaku membelikan sepeda yang kau tunjukkan di siang harinya. Pagi-pagi sekali aku bergegas membelikan sepeda mahal itu. Namun di siang hari, sepeda itu sudah tercerai-berai dan rongsok di halaman rumah kita.

Saat ini, mungkin aku seolah-olah tidak menghargai usahamu membelikan makanan kesukaanku, karena tidak lebih dari sua sendok makanan yang melewati tenggorokanku. Bersabarlah. Ingatlah ketika setiap aku menyuapimu, makan, setiap kali pula engkau mencoba memuntahkan makanan itu sebelum ke perutmu.

Saat ini, bukan lagi seperti dulu ketika aku selalu ada untuk mengajarimu. Aku menua dengan segala kekurangan fisik dan pikiranku. Janganlah bersedih. Tetaplah bersuka cita, seperti suka citaku di masa kecilmu. Bagaimana pun masa kecilmu telah menjadi inspirasi, kekuatan, serta penghibur bagiku. Satu hal yang engkau harus tahu...jiwaku tetap seperti dulu, selalu bersorak-sorai, ber-hip-hio hura ketika bersamamu.

Nanti, jika aku pergi menghadap Yang Maha Kuasa, aku akan merepotkanmu lagi dengan segala urusan yang behubungan denganku dan engkau akan menumpahkan air matamu. Janganlah terlalu menangisiku. Ikhlaskanlah kepergianku dan genapilah sukacitaku. Lakuakanlah segala sesuatu utnuk pemberangkatanku dengan senang hati. Ingatlah bahwa aku sudah ada gantinya di dunia ini, dirimu, anakku.

Seorang anak tidak pernah memilih untuk menagalami masa tua atau renta. Namun, semua itu adalah masa-masa indah buatku dan semoga juga selalu indah bagimu.
Ayahmu

Merawat masa kecil dan mengurus masa tua adalah dua fase yang sama, yang membutuhkan kasih tanpa syarat dari orangtua maupun anak